6/11/2008

Insomnia

Dr. Yuda Turana, SpS

Insomnia merupakan ganggguan tidur yang paling sering dikeluhkan. Penelitian menunjukkan bahwa kurang lebih 1/3 dari orang dewasa pernah menderita insomnia setiap tahunnya. Gangguan tidur ini dapt mempengaruhi pekerjaan, aktifitas social dan status kesehatan penderitanya. Bukti lain menunjukkan bahwa adanya korelasi yang bermakna antara kurang tidur dan kecelakaan lalulintas.

Kesulitan untuk memulai tidur ( initiating sleep ) lebih sering dijumpai pada wanita, sedangkan kesulitan mempertahankan tidur dan terbangun pada pagi hari memiliki prevalensi yang sama antara wanita dan pria . Keluhan insomnia lebih sering didapat pada orang yang mudah cemas atau depresi, orang dengan sosial ekonomi yang rendah, bercerai , mereka dengan penyakit kronis, dan pada peminum alkohol berat.

Ø Ada 2 jenis tidur, yaitu tidur gelombang lambat (tidur NREM) dan tidur paradoksikal (tidur REM). yang berfrekuensi 3-6 siklus per detik )

Pada fase tidur paradoksikal didapatkan pola EEG yang serupa dengan keadaan terjaga. Pola perilaku yang menyertai tidur paradoksikal ditandai oleh inhibisi mendadak tonus otot seluruh tubuh sehingga otot-otot mengalami relaksasi total tanpa terjadi gerakan. Tidur paradoksikal juga ditandai oleh gerakan mata cepat ( rapid eye movement ), kecepatan denyut jantung dan frekuensi pernapasan menjadi tidak teratur / ireguler dan tekanan darah mungkin berfluktuasi. Tidur paradoksikal merupakan tahap tidur yang paling dalam, karena pada siklus tidur normal, seseorang selalu melewati tidur gelombang lambat sebelum masuk ke tidur paradoksikal, saat ini orang paling sulit dibangunkan tetapi mudah terbangun sendiri. . Selama masa remaja dan dewasa, tidur paradoksikal rata-rata menghabiskan 20% dari waktu tidur total

Kebanyakan orang dewasa tidur sekitar 7-8 jam dalam semalam, meskipun berbagai variasi terdapat pada orang-orang sehat dan pada berbagai usia. Pada bayi dan orang tua terdapat frekuensi tidur bangun yang lebih sering . Beberapa keadaan tertentu seperti demam tinggi, nyeri yang luar biasa, gangguan emosional, dan lain-lainnya, dapat mengganggu tidur seseorang .

Gangguan tidur ada 2 macam, yaitu gangguan tidur yang fungsional dan patologis. Gangguan tidur fungsional terdiri dari somnabulisme, sleep automatism, kejang nokturnus, dan paralisis nokturnus. Sedangkan hipersomnia ( terlalu banyak tidur ) dan insomnia ( kurang tidur ) merupakan bagian dari gangguan tidur patologis.

Insomnia sendiri didefinisikan sebagai suatu persepsi dimana seseorang merasa tidak cukup tidur atau merasakan kualitas tidur yang buruk walaupun orang tersebut sebenarnya memiliki kesempatan tidur yang cukup, sehingga mengakibatkan perasaan yang tidak bugar sewaktu atau setelah terbangun dari tidur .

Penderita insomnia berbeda dengan orang yang memang waktu tidurnya pendek ( short sleepers ), dimana pada short sleepers meskipun waktu tidur mereka pendek, mereka tetap merasa bugar sewaktu bangun tidur, berfungsi secara normal di siang hari, dan mereka tidak mengeluh tentang tidur mereka di malam hari.

Berdasarkan waktu terjadinya, insomnia dibagi menjadi 3 tipe, yaitu:

  1. Transient insomnia : insomnia yang berlangsung kurang dari 3 minggu dan biasanya berhubungan dengan kejadian-kejadian tertentu yang berlangsung sementara dan biasanya menimbulkan stress dan dapat dikenali dengan mudah oleh pasien sendiri. Diagnosis transient insomnia biasanya dibuat secara retrospektif setelah keluhan pasien sudah hilang. Keluhan ini kurang lebih ditemukan sama pada pria dan wanita dan episode berulang juga cukup sering ditemukan, faktor yang memicu antara lain akibat lingkungan tidur yang berbeda, gangguan irama sirkadian sementara akibat jet lag atau rotasi waktu kerja, stress situasional akibat lingkungan kerja baru, dan lain-lainnya. Transient insomnia biasanya tidak memerlukan terapi khusus dan jarang membawa pasien ke dokter.
  2. Short-term insomnia: Berlangsung 1-6 bulan dan biasanya disebabkan oleh kejadian-kejadian stress yang lebih persisten, seperti kematian salah satu anggota keluarga.
  3. Cyclical insomnia ( recurrent insomnia ): Kondisi ini lebih jarang daripada transient insomnia. Kondisi ini terjadi akibat ketidakseimbangan antara tidur dan bangun. Ketidakseimbangan ini dapat terjadi sementara ataupun seumur hidup. Kejadian berulang ini bisa terjadi akibat perubahan fisiologis seperti siklus premenstrual ataupun perubahan psikologik seperti manik depresif, anorexia nervosa, atau kambuhnya perubahan perilaku tertentu seperti kecanduan obat, dan lain sebagainya.
  4. Chronic insomnia ( persistent insomnia ) : Berlangsung lebih dari 6 bulan. Dibagi menjadi 2, yaitu insomnia primer dan sekunder

Ada beberapa faktor resiko insomnia, yaitu:

  1. Emosi. Transient dan recurrent insomnia biasanya disebabkan oleh gangguan emosi. Memendam kemarahan, cemas, ataupun depresi bisa menyebabkan insomnia.
  2. Kebiasaan. Penggunaan kefein, alkohol yang berlebihan, tidur yang berlebihan, merokok sebelum tidur dan stress kronik bisa menyebabkan insomnia. Faktor lingkungan seperti bising, suhu yang ekstrim, dan perubahan lingkungan atau jet lag bisa menyebabkan transient dan recurrent insomnia.
  3. Usia di atas 50 tahun
  4. Jenis kelamin. Insomnia lebih banyak menyerang wanita ( 20-50% lebih tinggi daripada pria ). Wanita lebih sering menderita insomnia karena siklus mentruasinya. 50% wanita dilaporkan menderita kembung yang mengganggu tidurnya 2-3 hari di setiap siklusnya. Peningkatan kadar progesteron menyebabkan rasa lelah pada awal siklus.
  5. Episode insomnia sebelumnya.
  6. Penyakit kronis yang menyebabkan nyeri ( misalnya arthritis ), terbatasnya pergerakan ( misalnya Parkinson ), atau kesulitan bernapas ( misalnya COPD )

Dari sisi etiologi, ada 2 macam insomnia, yaitu:

  1. Insomnia primer. Pada insomia primer, terjadi hyperarousal state dimana terjadi aktivitas ascending reticular activating system yang berlebihan. Pasien bisa tidur tapi tidak merasa tidur. Masa tidur REM sangat kurang, sedangkan masa tidur NREM cukup, periode tidur berkurang dan terbangun lebih sering. Insomnia primer ini tidak berhubungan dengan kondisi kejiwaan, masalah neurologi, masalah medis lainnya, ataupun penggunaan obat-obat tertentu.

· Insomnia sekunder. Insomnia sekunder disebabkan karena gangguan irama sirkadian, kejiwaan, masalah neurologi atau masalah medis lainnya, atau reaksi obat. Insomnia ini sangat sering terjadi pada orang tua . Insomnia ini bisa terjadi karena psikoneurotik dan penyakit organik. Pada orang dengan insomnia karena psikoneurosis, sering didapatkan keluhan-keluhan non organik seperti sakit kepala, kembung, badan pegal yang mengganggu tidur. Keadaan ini akan lebih parah jika orang tersebut mengalami ketegangan karena persoalan hidup. Pada insomnia sekunder karena penyakit organik, pasien tidak bisa tidur atau kontinuitas tidurnya terganggu karena nyeri organik, misalnya penderita arthritis yang mudah terbangun karena nyeri yang timbul karena perubahan sikap tubuh. .

Manifestasi insomnia bisa berupa :

  1. Kesulitan untuk jatuh tertidur pada waktu yang normal ( initial insomnia )

Didefinisikan sebagai kesulitan tertidur yang lebih dari 30 menit. Biasanya disebabkan karena tingkat kesadaran yang tinggi yang berhubungan dengan anxietas atau faktor lain.

  1. Kesulitan untuk mempertahankan tidur / sering terbangun dari tidur lalu sulit tertidur kembali.

Keadaan ini bisa muncul secara ireguler dalam 1 malam atau muncul pada waktu-waktu tertentu, seperti selama fase tidur REMTerbangun lebih cepat di pagi hari. ( terminal insomnia )

Kondisi ini cukup seirng ditemukan pada orang tua Merasa tetap lelah dan mengantuk meskipun durasi tidur sudah cukup. Merasa cemas jika sudah mendekati waktu tidur.

Insomnia dapat memberi efek pada kehidupan seseorang, antara lain :

A. Efek fisiologis. Karena kebanyakan insomnia diakibatkan oleh stress, terdapat peningkatan noradrenalin serum, peningkatan ACTH dan kortisol, juga penurunan produksi melatonin.

B. Efek psikologis. Dapat berupa gangguan memori, gangguan berkonsentrasi , irritable, kehilangan motivasi, depresi, dan sebagainya.

C. Efek fisik/somatik. Dapat berupa kelelahan, nyeri otot, hipertensi, dan sebagainya.

D. Efek sosial. Dapat berupa kualitas hidup yang terganggu, seperti susah mendapat promosi pada lingkungan kerjanya, kurang bisa menikmati hubungan sosial dan keluarga.

E. Kematian. Orang yang tidur kurang dari 5 jam semalam memiliki angka harapan hidup lebih sedikit dari orang yang tidur 7-8 jam semalam. Hal ini mungkin disebabkan karena penyakit yang menginduksi insomnia yang memperpendek angka harapan hidup atau karena high arousal state yang terdapat pada insomnia mempertinggi angka mortalitas atau mengurangi kemungkinan sembuh dari penyakit. Selain itu, orang yang menderita insomnia memiliki kemungkinan 2 kali lebih besar untuk mengalami kecelakaan lalu lintas jika dibandingkan dengan orang normal.

.

Tatalaksana

Prinsip penanganan gangguan tidur selain menjelaskan, memastikan dan memberikan saran juga mengoptimalkan.pola tidur yang sehat Terapi insomnia dapat dilakukan dengan menggunakan obat ataupun tanpa obat. Terapi tersebut dapat berupa :

  1. Farmakoterapi

Ø Obat-obatan hipnotik sedatif

Tujuan pengobatan dengan obat-obatan hipnotik bukan hanya untuk meningkatkan kualitas dan durasi tidur, tapi juga untuk meningkatkan derajat kewaspadaan pada siang harinya dan untuk menghilangkan hyperarousal state. Sayangnya, banyak dosis obat hipnotik yang dibutuhkan untuk memperbaiki kualitas tidur pada malam hari juga menyebabkan sedasi pada siang harinya. Untuk menghindari komplikasi ini, short acting benzodiazepine dapat digunakan. Obat hipnotik long acting bisa mengganggu kualitas psikomotorik yang bisa menyebabkan kecelakaan yang berhubungan dengan kendaraan bermotor Terapi dengan obat-obatan hipnotik sedatif harus dimulai dengan dosis kecil dan untuk maintenancenya menggunakan dosis efektif yang terkecil. Efek toleransi terjadi pada penggunaan kebanyakan obat hipnotik, karena itu penggunaan obat ini tidak boleh lebih dari 1 bulan. . Rebound insomnia bisa terjadi jika penghentian obat dilakukan secara mendadak. Untuk menghindari efek ini, digunakan obat dengan dosis kecil dan tappering off.

  1. Herbal. Bahan-bahan seperti valerian ( untuk relaksasi otot ), melatonin ( untuk gangguan irama sirkadian seperti jet lag. Melatonin menurunkan fase tidur laten, meningkatkan efisiensi tidur, dan meningkatkan persentasi tidur REM , chamomile, dan kava kava ( untuk mengurangi kecemasan ) banyak dipakai untuk terapi insomnia.
  2. Psikoterapi. Pencegahan kejadian “tidak bisa tidur” sangat tergantung dari kemampuan pasien untuk santai dan belajar bagaiman cara-cara tidur yang benar. Terapi perilaku bisa menyembuhkan insomnia kronik dan terapi ini efektif untuk segala usia, terutama pada pasien usia tua.
  3. Terapi cahaya. Prinsip terapi ini adalah bahwa cahaya terang dapat mengurangi rasa mengantuk dan kegelapan bisa menyebabkan mengantuk.

Cara Mendeteksi User yang Invisible di YM

  1. Klik dua kali user yg terlihat offline tersebut sehingga jendela chat-nya muncul
  2. Kirim pesan misal “hai” atau bisa juga di buzz
  3. Setelah itu cepat-cepat aktifkan IMVironment Doodle (IMVironment–> See all IMVironments–> Yahoo!Tools–> Doodle).
  4. Maka jika user tersebut offline maka tulisan “Waiting for your buddy to load Doodle akan muncul” dan gak hilang-hilang.
  5. Jika user tersebut online maka tulisan “Waiting for your buddy to load Doodle” tidak akan muncul, dan anda akan langsung mendapatkan jendela gambar kosong.
  6. Catatan: Jika user online dan kita mengirimkan IMVironment Doodle ke teman kita tanpa didahului dengan mengirim pesan atau buzz maka tulisan “Waiting for your buddy to load Doodle” tidak akan hilang-hilang sampai anda mengirim teks atau temen anda yg kirim text/pesan.

Selamat mencoba…jangan lupa langkah 1-4 dilakukan dengan benar.

Lately by. Stevie wonder

Lately, I have had the strangest feeling
With no vivid reason here to find
Yet the thought of losing you's been hanging
'round my mind

Far more frequently you're wearing perfume
With you say no special place to go
But when I ask will you be coming back soon
You don't know, never know

Well, I'm a man of many wishes
Hope my premonition misses
But what I really feel my eyes won't let me hide
‘Cause they always start to cry
‘Cause this time could mean goodbye

Lately I've been staring in the mirror
Very slowly picking me apart
Trying to tell myself I have no reason
with your heart

Just the other night while you were sleeping
I vaguely heard you whisper someone's name
But when I ask you of the thoughts your keeping
You just say nothing's changed

Well, I'm a man of many wishes
I hope my premonition misses
But what I really feel my eyes won't let me hide
‘Cause they always start to cry
‘Cause this time could mean goodbye, goodbye

Oh, I'm a man of many wishes
I hope my premonition misses
But what I really feel my eyes won't let me hide
‘Cause they always start to cry
‘Cause this time could mean goodbye

Download lagunya . . .

The Distance by. Evan&Jaron


The sky has lost it's color

The sun has turned to grey
At least that's how it feels to me
Whenever you're away
I crawl up in the corner
As I watch the minutes pass
Each one brings me closer to
The time you're comin' back

I can't take the distance
I can't take the miles
I can't take the time until I next see you smile
I can't take the distance
And I'm not ashamed
That with every breath I take I'm callin your name

But I can't take the distance

I still believe my feelings
But sometimes I feel too much
I make believe you're close to me
But it ain't close enough
Not nearly close enough

I can't take the distance
I can't take the miles
I can't take the time until I next see you smile
I can't take the distance
And I'm not ashamed
That with every breath I take I'm callin your name

I brave fire and I brave rain
To be by your side I'd do anything
I can't take the distance

I will go the distance
I will go the miles
That's how much you mean to me

'Cause I can't take the distance
I can't take these miles
I can't take the time until I next see you smile
I can't take the distance
And I'm not ashamed
That with every breath I take I'm calling your name
I can't take the distance

It's hard to remember
As long as you're away
When I find solace
There's only one way

Download lagunya...

Dear God by. Avenged Sevenfold




A lonely road, crossed another cold state line
Miles away from those I love purpose hard to find
While I recall all the words you spoke to me
Can't help but wish that I was there
Back where I'd love to be, oh yeah

Dear God the only thing I ask of you is
to hold her when I'm not around
when I'm much too far away
We all need that person who can be true to you
But I left her when I found her
And now I wish I'd stayed
'Cause I'm lonely and I'm tired
I'm missing you again oh no
Once again

There's nothing here for me on this barren road
There's no one here while the city sleeps
and all the shops are closed
Can't help but think of the times I've had with you
Pictures and some memories will have to help me through, oh yeah

Dear God the only thing I ask of you is
to hold her when I'm not around
when I'm much too far away
We all need that person who can be true to you
I left her when I found her
And now I wish I'd stayed
'Cause I'm lonely and I'm tired
I'm missing you again oh no
Once again

Some search, never finding a way
Before long, they waste away
I found you, something told me to stay
I gave in, to selfish ways
And how I miss someone to hold
when hope begins to fade...

A lonely road, crossed another cold state line
Miles away from those I love purpose hard to find

Dear God the only thing I ask of you is
to hold her when I'm not around
when I'm much too far away
We all need the person who can be true to you
I left her when I found her
And now I wish I'd stayed
'Cause I'm lonely and I'm tired
I'm missing you again oh no
Once again

Download lagu nya...

Terapi Warna


Setiap orang umumnya memiliki warna favorit. Tetapi, tahukah Anda bahwa warna pun menyimpan energi yang bisa dimanfaatkan untuk membantu proses penyembuhan suatu penyakit?
Namun, jangan membayangkan penggunaannya persis seperti obat. Karena warna, dalam hal ini hanya membantu penyembuhan dengan cara menyeimbangkan aura tubuh kita.

Sumarsono Wuryadi dari Graha Sanjiwani menjelaskan, aura adalah medan energi yang mengelilingi tubuh kita. Bagi yang bisa melihat, aura memiliki warna yang terdiri dari 7 warna pelangi, yaitu merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila dan ungu.

"Untuk melihat aura tubuh seseorang, bisa dilihat dengan menggunakan foto kirlian atau scan aura video," ujar Sumarsono.

Ditambahkan, orang yang sedang sakit, aura tubuhnya seringkali menjadi tidak seimbang dan perlu diperbaiki. Jadi, warna yang seharusnya merah menjadi kurang merah. Atau yang seharusnya menjadi hijau menjadi kurang hijau. "Nah, dengan memberikan warna di tempat yang kekurangan, akan kembali terjadi keseimbangan yang akhirnya membantu penyembuhan penyakit," katanya menegaskan.

Sumarsono mengemukakan, menggunakan warna sebagai terapi bisa saja dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya adalah dengan cara memasang lampu berwarna tertentu dalam waktu tertentu, di dalam ruangan tempat si pasien berada.

Cara lain yaitu dengan cara memberikan air yang telah dimasukkan ke dalam botol atau gelas berwarna warni. Setelah dijemur sebentar di bawah sinar matahari, lalu diminumkan pada pasien. Obat cair atau zat warna tertentu juga bisa digunakan, begitu pula dengan mengenakan pakaian, aksesori berupa batu mulia atau kristal atau penggunaan dekorasi dengan warna tertentu.

Bahkan, lanjut Sumarsono, memakan buah, sayuran berwarna atau makanan alami lainnya dengan warna tertentu juga bisa. "Untuk mendapatkan terapi warna yang tepat, sebaiknya berkonsultasi pada ahli terapi warna," ucapnya.

Penggunaan terapi warna, ternyata tidak terbatas untuk membantu pengobatan saja. Penggunaan warna orange sebagai dekorasi sebuah kafe atau restoran tidak sekedar memberikan penampilan ceria, tetapi juga untuk menambah nafsu makan para pengunjung.

Sumarsono menjelaskan, terapi warna sebenarnya sudah dikenal orang sejak zaman kuno. Helen Graham, dosen psikologi dari Keele University, Inggris, dalam bukunya yang berjudul Discover Color Therapy menyebutkan, seni pengobatan dengan warna ditemukan oleh Dewa Toth--yang dalam mitologi Yunani kuno dikenal sebagai Hermes. "Pada masa itu, penduduk Mesir dan Yunani kuno menggunakan mineral berwarna, batu-batuan, kristal, salep dan bahan pewarna lainnya sebagai obat. Mereka juga mengecat tempat pengobatan dengan berbagai warna," tuturnya.

Pada tahun 980-1037, Avicenna, seorang dokter dari Arab menjelaskan pentingnya warna dalam diagnosa dan pengobatan penyakit. Menurutnya, tanda-tanda penyakit dalam tubuh bisa dikenali dari warnanya.

Ia juga menggunakan warna untuk terapi. Menurutnya, warna merah akan memperlancar sirkulasi darah, warna biru dan putih memperlambat sirkulasi darah sedangkan warna kuning meredakan nyeri dan peradangan.

Di awal abad ke-20, terapi warna mulai diteliti secara ilmiah dan mulai banyak digunakan. Max Luscher, mantan dosen psikologi dari Basle University menegaskan bahwa warna yang dipilih seseorang bisa menunjukkan kondisi pikiran atau ketidakseimbangan kelenjar dalam tubuhnya. Karena itu, bisa dijadikan dasar untuk diagnosa secara fisik maupun psikis.

Tahun 1990, para ilmuwan melaporkan dalam pertemuan tahunan American Association for Advancement of Science, mngenai keberhasilan penggunaan cahaya biru dalam mengatasi berbagai masalah psikologi, termasuk kecanduan obat-obatan, gangguan makan, impotensi dan depresi.
"Kemudian ditemukan pula bahwa cahaya merah ternyata efektif untuk mengatasi migren dan kanker. Lama kelamaan, terapi warna pun diterima secara luas sebagai alat terapi dengan berbagai penggunaan yang bersifat medis," katanya menandaskan. (Tri Wahyuni)

6/10/2008

Spesifikasi Velg Mobil

Keterangan yang menyertai sebuah Velg racing biasanya dalam bentuk :

"Antera114 / 16x7 / Hole 4x100 / ET25"

Keterangan tersebut dapat dijabarkan sebagai berikut :

Antera114 : kode model velg dari Antera,

16x7 : dimensi Velg (dalam inch)

Hole 4x100 : PCD velg tersebut ialah 100cm dengan 4 lubang

ET25 : Offset velg tersebut ialah 25

PCD

PCD ialah jarak lubang baut pada velg. Lihat gambar dibawah ini

Lingkaran biru melambangkan baut roda pada mobil anda. Terlihat bahwa ada 4 buah baut yang berada dalam lingkaran dengan diameter 100cm (R50cm). Konfigurasi seperti ini dinamakan PCD 100 dengan 4 buah lubang baut roda.

Untuk mengetahui sendiri PCD roda mobil anda, ukurlah dengan penggaris diameter lingkaran baut rodanya dengan penggaris.

OFFSET

Diatas ialah penampang melintang dari sebuah velg. Contoh diatas memiliki dimensi 16x7 ET25 jadi

Diameter Velg (Nominal Wheel Diameter) = 16",

Lebar Velg (Rim Width) = 7",

Offset = +25cm.

Semakin besar offset, maka bila dipasangkan velg akan semakin kedalam fender mobil

Daftar PCD Mobil

Berikut ini adalah daftar PCD jenis mobil yang ada di Indonesia.


MERK

MODEL

PCD

AUDI

A4

5*112

BMW

M40

4*100 ET<30

BMW

E36

5*120

BMW

seri 5**,seri 7**

5*120 ET<30

DAIHATSU

CHARADE / TURBO

4*110

DAIHATSU

CHARADE CX / CLASSY

4*100

DAIHATSU

ESPASS / ZEBRA

4*110 ET<30

DAIHATSU

FEROZA / TAFT GT

5*139.7

FIAT

UNO

4*98

HONDA

ACCORD / PRESTIGE

4*100

HONDA

GRAND /GENIO / FERIO / CITY

4*100

HONDA

MAESTRO / CIELO

4*114.3

HONDA

CRV

5*114.3

HYUNDAI

CAKRA / NENGGALA

4*114.3

HYUNDAI

TRAJET

5*114.3

HYUNDAI

ATOZ

4*114.3

ISUZU

PANTHER

4*114.3 ET<30

ISUZU

NEW PANTHER

6*139.7

KIA

TIMOR

4*100

KIA

CARNIVAL

5*114.3

KIA

CARENS

5*114.3

KIA

VISTO

4*114.3

MAZDA

626/MX6/CRONOS

5*114.3

MAZDA

323/LANTIS

4*100

MERCEDES

TIGER / MINI

5*112 ET<30

MERCEDES

300E/NEWEYES/C CLASS

5*112

MERCEDES

A CLASS

5*112 ET>40

MITSUBISHI

GALANT/ETERNA/DAN-GAN

4*114.3

MITSUBISHI

EVOLUTION

4*100

MITSUBISHI

KUDA/L300

5*114.3

MITSUBISHI

T-120

4*114.3 ET<30

MITSUBISHI

CHARIOT

5*114.3

OPEL

BLAZER

6*139.7

PEUGEOT

505

4*140

PEUGEOT

405

4*108

PEUGEOT

306

4*108

SUZUKI

BALENO/KARIMUN

4*100

SUZUKI

ESTEEM

4*114.3

SUZUKI

JIMNY / KATANA

5*139.7

SUZUKI

FUTURA

4*114.3 ET<30

SUZUKI

VITARA

5*139.7

TOYOTA

DX

4*114.3 ET<30

TOYOTA

GREAT / ALLNEW / SOLUNA

4*100

TOYOTA

KIJANG

4*114.3 ET<30

TOYOTA

LAND CRUISER

6*139.7

VOLVO

740/960

5*108

Panduan untuk Mencetak Hasil Foto kamera Digital

Hasil foto dengan menggunakan Kamera Digital bisa kita lihat langsung melalui Komputer tanpa harus membawa ke lab foto untuk dicetak. Namun tidak bisa dihindari bahwa kita terkadang masih memerlukan hasil foto yang dicetak sehingga bisa dilihat kapan saja dan dimana saja tanpa tergantung dengan komputer. Pada artikel ini akan dijelaskan panduan praktis untuk mencetak hasil foto Kamera Digital.

Sebelumnya saya ingin memperjelas sedikit tentang kerancuan-kerancuan yang ada dalam istilah yang sering dipakai, yaitu :

  • Besar Resolusi yaitu 1280x960 (1MegaPixel), 1600x1200 (2 MP ), 3MP maupun 4MP dan lain lain itu adalah menandakan banyaknya titik yang ada dalam gambar tersebut. Semisal foto dengan resolusi 1600x1200 berarti ada 1600 titik di horizontal dan 1200 titik di vertikal.

  • Densitas foto 72dpi, 180dpi, maupun 300dpi (terlihat pada EXIF data yang menempel pada foto yang bersangkutan) itu menandakan tingkat kerapatan dari titik - titik tersebut dalam suatu satuan ukuran inch (dot per inch). Misalnya kita selama ini mendengar ada printer berkemampuan cetak dengan densitas 300dpi, 600dpi, 1200dpi, maupun 4800dpi. Contoh printer dengan kemampuan densitas 4800dpi itu berarti bisa mencetak sebanyak 4800 titik sepanjang garis 1 inch (2,54cm), begitu juga dengan printer berkemampuan densitas 300dpi berarti hanya bisa mencetak 300 titik sepanjang garis 1 inch (2,54cm).

Terkait dengan hal - hal diatas, maka kita patut mengetahui juga bahwa mesin cetak foto itu biasanya berkemampuan densitas 300dpi sehingga kita akhirnya sering memakai patokan ini sebagai standard densitas minimum yang diperlukan baik untuk mencetak di laboratorium foto ataupun dengan printer sendiri.

Berikut daftar ukuran kertas foto yang biasanya dipakai di laboratorium foto :

2R = 6 x 9 cm
3R = 8,9 x 12,7 cm
4R = 10,2 x 15,2 cm
5R = 12,7 x 17,8 cm
6R = 15,2 x 20,3 cm
8R = 20,3 x 25,4 cm
8R Plus = 20,3 x 30,5 cm
10R = 25,4 x 30,5 cm
10R Plus = 25,4 x 38,1 cm

Kita akan mengambil contoh salah satu ukuran yang biasa dipakai yaitu 4R dalam hal ini, yaitu : 10,2x15,2cm

(10,2cm : 2,54) x 300dpi = 1204 titik atau pixel
(15,2cm : 2,54) x 300dpi = 1795 titik atau pixel.

Dengan ini berarti kita mengetahui bahwa resolusi minimum yang dibutuhkan untuk mencetak 4R adalah 1795 x 1204 pixel.

Dalam hal ini berarti boleh dikatakan bahwa resolusi kamera digital yang mendekati ukuran tersebut mungkin adalah 2MP yaitu 1600x1200. Tetapi harus diingat bahwa adanya perbedaan rasio panjang lebar antara file kamera digital (4:3) dengan standar kertas foto (3:2) itu biasanya berakibat terjadinya cropping (pemotongan) pada samping2 foto karena laboratorium foto itu biasanya melakukan sedikit peregangan secara otomatis pada file – file yang bersangkutan, misalnya foto dengan resolusi 1600x1200 akan diperbesar menjadi 1795x1346 untuk memenuhi ukuran frame minimal dari 4R untuk kemudian dicropping lagi sehingga bagian yang tercetak itu tetap beresolusi 1795x1204.

Ada beberapa kasus dimana ada yang berhasil melakukan pencetakan dengan ukuran 8R hanya dengan kamera 2MP ataupun juga mungkin bisa 10R. Dalam hal ini kita harus melihat lagi beberapa hal yaitu :

  1. Kompleksitas dari gambar yang diambil, misalnya gambar - gambar dokumentasi orang tentunya jauh berbeda tingkat detailnya dibandingkan dengan gambar pemandangan alam misalnya pada waktu sunrise). Dalam hal ini gambar orang biasanya lebih mudah untuk diperbesar dibandingkan dengan gambar pemandangan alam)

  2. Tingkat kompresi dari gambar yang dipakai (dengan ACDSee biasanya terlihat dengan click kanan properties, bagian file, di compression ratio). Biasanya file - file yang berpotensi dan bisa dicetak jauh lebih besar dari ukuran yang direkomendasikan itu file - file dengan tingkat kompresi antara 5 - 10. Lebih dari itu, biasanya sulit sekali untuk meningkatkan ukuran gambar.

  3. Ada beberapa kamera yang menyediakan mode RAW dan juga mode TIFF pada hasil akhir gambar yang ditangkap, dalam hal RAW file dan TIFF file itu tidak terdapat kompresi sama sekali sehingga sangat dimungkinkan untuk melakukan resize ulang untuk melakukan cetak pada ukuran lebih besar.

Dari 3 hal diatas, seringkali saya sendiri juga bisa melakukan cetak pada 10R maupun 12R dengan kamera 4MP yang saya miliki meskipun secara perhitungan tidak memungkinkan untuk melakukan pencetakan tersebut. Dalam hal ini kita bisa melakukan test sederhana apakah file yang bersangkutan masih bisa untuk dicetak pada ukuran yang bersangkutan atau tidak dengan cara melakukan image resize pada photoshop

Semoga artikel berikut ini berguna sebagai panduan anda dalam melakukan pencetakan foto anda dari kamera digital. Di bawah ini saya buatkan daftar acuan praktis untuk pencetakan foto yang diinginkan beserta resolusi yang dibutuhkan.

3R = 8,9 x 12,7cm @300 dpi = 1051x1500 pixel
4R = 10,2 x 15,2cm @300 dpi = 1205x1795 pixel
5R = 12,7 x 17,8cm @300 dpi = 1500x2102 pixel
6R = 15,2 x 21,6cm @300 dpi = 1795x2551 pixel
8R = 20,3 x 25,4cm @300 dpi = 2398x3000 pixel
8R Plus = 20,3 x 30,5cm @300 dpi = 2398x3602 pixel
10R = 25,4 x 30,5cm @300 dpi = 3000x3602 pixel
10R Plus = 25,4 x 38,1cm @300 dpi = 3000 x 4500 pixel

How to Composing Image
















fig 1 Poorly Composed Image

fig 2 Portrait Format











The biggest fault with most photographs is failing to fill the frame with the main subject. The main cause of this problem is that people do not look at the complete scene through the viewfinder. As long as the main subject is in there...somewhere, they just shoot.

Many photos are a disappointment because the camera user does not take enough time to look carefully through the viewfinder at what they are about to take.

The solution is simple, and can be done with any camera:

  • Look into the viewfinder and make sure there are no wide open unnecessary spaces.
  • Exclude detail that may clutter the image, taking attention from your main subject.
  • Get as close to your subject as possible without cutting part of it out (unless that is your intention!).


It is important to "read" the entire viewfinder. Press the camera as close to your eye as possible and look carefully at the whole scene.

Practice looking at all four corners by looking from top left to right and then down and around. Make the necessary adjustments to the composition and then the photo is ready to be taken.

When taking photos in crowds, it is very difficult to isolate the subject and make it clear in the image.

In fig 1 there is a lot happening in the image. The main subject can be identified but he is fighting for attention in the image. Getting in close and keeping a tight viewpoint on the main subject will clearly identified it. Remember to always Communicate the Purpose for taking the image by clearly Identifying it.

Assuming you are using a digital, 35mm or APS camera, you will note that your pictures are rectangular. This gives you the choice of two formats, a horizontal or "landscape" format and by turning the camera through 90° you also have a vertical or "portrait" format. Use these different formats to maximize your subject.

The cropped version of our original image (Fig 2) is a good example of how getting in closer and using a different format can improve the image.

This is a typical example of the way an image can be improved just by changing the format. Fig 2 was taken in the portrait or vertical format. Turning the camera to the vertical format helps to close in on the subjects and isolate them in the image thus improving the composition.

A good rule of thumb to start with is to hold the camera horizontally when taking photos of groups of people (3 or more for example) and hold it vertically when taking one or two people.

There are no hard and fast rules in the composition of photographs, there are only guidelines. Using both formats will help you to develop a way of looking at a subject, filling the frame with what is important and excluding the 'clutter'.